sistem pengendalian manajemen

Sistem pengendalian Manajemen

Pengertian Sistem Pengendalian Manajemen

pengertian sistem pengendaliam manajemen
pict by google

Definisi sistem pengendalian manajemen adalah suatu sistem yang cenderung mengarah pada pengendalian kegiatan dengan dominasi tinggi dan menyeluruh untuk memperoleh kepercayaan bahwa strategi dan kinerja perusahaan sudah dilakukan secara efektif dan efisien.

Pelaksanaan pengendalian manajemen ini telah mencakup beberapa aspek kegiatan seperti:

  1. perencanaan operasional perusahaan
  2. koordinasi kegiatan
  3. pengendalian kegiatan
  4. pembinaan serta pelaksana kegiatan

Namun dalam pengertian sistem pengendalian manajemen yang lain, sistem pengendalian manajemen diartikan sebagai suatu alat yang menjadi sebuah implementasi strategi. Yang fungsinya untuk menambah motivasi kepada para anggota organisasi dengan tujuan untuk dapat mencapai suatu target.

Definisi lainnya, Sistem pengendalian manajemen adalah alat bantu yang bersifat mengarahkan seluruh aktivitas yang telah dijalankan oleh para petugas untuk mencapai target tujuan usaha atau perusahaan.

Selain itu sistem pengendalian manajemen berusaha untuk mengarahkan berbagai macam bidang usaha yang telah dijalankan oleh semua subunit organisasi, agar sistem bisa lebih mengarah kepada tujuan organisasi dan tujuan para manajernya. Dasar dari sebuah pengawasan atau pengendalian ialah sebuah proses perencanaan dan hasil dari sebuah perencanaan itu adalah misi yang objektif, atau anggaran operasional yang secara keseluruhan akan disertai oleh sistem pengendalian.

Sebuah sistem pengendalian manajemen yang baik seharusnya juga dapat membantu seluruh proses-proses pembuatan keputusan dan juga dapat untuk menjadi  motivasi setiap individu dalam sebuah organisasi agar bisa melakukan keseluruhan konsep yang telah ditentukan dengan berjalan baik. Sistem pengendalian manajemen juga sering untuk meramalkan berapa besarnya penjual atau pesaing.

Pengertian Sistem Pengendalian Manajemen Menurut Para Ahli

pengertian sistem pengendalian manajemen menurut ahli
pict by google

1. Anthony dan Reece (1989:824)

Menurut Anthony dan Reece, sistem pengendalian manajemen adalah

“influence members of the organization to implement the organization”.

Sistem pengendalian manajemen menurut Antony dan Reece ini memiliki fungsi pengendalian terhadap aktivitas dalam suatu organisasi yang telah diupayakan agar sesuai dengan strategi pada bagian badan sistem untuk  dapat mencapai sebuah tujuan.

2. Suadi (1999:8-9)

Menurut Suadi, sistem pengendalian manajemen ialah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa sub sistem yang saling berkaitan seperti:

  • pemrograman
  • penganggaran
  • akuntansi
  • pelaporan
  • dan pertanggung jawaban

Hal itu dilakukan untuk membantu manajemen dalam mempengaruhi orang lain pada sebuah perusahaan, agar bisa mencapai tujuan perusahaan dalam melalui strategi tertentu yang secara efektif dan efisien.

Karakteristik Sistem Pengendalian Manajemen

Suatu sistem pengendalian manajemen dalam suatu organisasi harus memenuhi beberapa karakteristik, seperti:

  1. Sistem pengendalian manajemen diharuskan selaras dengan strategi dan tujuan organisasi
  2. Sistem kontrol manajemen harus dibuat sesuai dengan struktur organisasi dan bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan manajer individual
  3. Sistem pengendalian manajemen harus efektif memotivasi seorang manajer dan karyawan untuk berusaha ke arah pencapaian tujuan organisasi dengan berbagai cara penghargaan berhubungan dengan pencapaian tujuan tersebut.

Unsur-Unsur Sistem Pengendalian Manajemen

unsur unsur sistem pengendalian manajemen
pict by google

Pelacak (Detector)atau Sensor
Ini merupakan suatu perangkat atau alat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang sedang dikendalikan.

Penilai (Assessor)
ini merupakan suatu perangkat yang menentukan signifikansi atau kesesuaian dari peristiwaaktual dengan cara membandingkannya dengan beberapa standard atauekspektasi dari apa yang seharusnya terjadi.

Effector (umpan balik)
Ini merupakan suatu perangkat yang mengubah perilaku jika Assessor mengindikasikan kebutuhan untuk melakukan hal tersebut.

Jaringan Komunikasi
Jaringan komunikasi yang dimaksudkan disini ialah suatu perangkat jaringan yang bisa untuk meneruskan informasi antara detector dengan assessor
maupun assessor dengan effector .

Proses Pengendalian Manajemen

proses pengendalian manajemen
pict by google

Adapun proses atau tahap-tahap pengendalian manajemen yaitu:

Perencanaan strategis
Perencanaan ini menjadi suatu proses  dalam pengambilan keputusan atas program utama yang akan dilakukan oleh suatu organisasi untuk menerapkan strateginya dan untuk menerapkan jumlah sumber daya apa saja yang akan disediakan.

Persiapan anggaran
Persiapan anggaran ini merupakan suatu proses penting dalam menyusun kembali anggaran-anggaran, baik dari anggaran pendapatan dan biaya kedalam tabulasi yang terkini yang datanya langsung diserahkan kepada pusat pertanggung jawaban, sehingga itu dapat menunjukkan beban oleh masing-masing manajer diperkirakan akan terjadi.

Pelaksanaan
Ini merupakan proses dimana masing-masing manajer melaksanakan suatu atau sebagian atau seluruh program yang menjadi tanggung jawab mereka dan juga melaporkan apa yang telah terjadi sebagai tanggung jawabnya.

Evaluasi Kinerja
Ini merupakan proses mengadakan perbandingan antara beban aktual dan yang seharusnya terjadi dalam keadaan tersebut.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sistem Pengendalian Manajemen

faktor-faktor sistem pengendalian manajemen
pict by google

Berikut adalah faktor-faktor yang bisa memengaruhi rancangan sebuah sistem pengendalian manajemen, diantaranya yaitu:

Ukuran Dan Penyebaran Enterprise
Ukuran dan penyebaran perusahaan besar dapat dipastikan akan berbeda dengan perusahaan kecil. Hal tersebut bisa menjadi ukuran dalam menentukan isi dan sifat dari sistem kontrol pada setiap organisasi.

Struktur Organisasi, Delegasi dan Desentralisasi
Anggaran dasar dan konvensi yang melakukan pengaturan struktur dan sejauh mana desentralisasi dan delegasi pada setiap perusahaan.Ukuran Dan Penyebaran Enterprise
Ukuran dan penyebaran perusahaan besar bisa dipastikan akan berbeda daripada dengan perusahaan kecil. Hal tersebut akan menentukan isi dan sifat dari sistem kontrol pada setiap organisasi.

Struktur Organisasi, Delegasi dan Desentralisasi
Anggaran dasar dan konvensi yang melakukan pengaturan struktur dengan sejauh mana desentralisasi dan delegasi tercipta pada setiap perusahaan. Contohnya pada struktur atau filosofi manajemen dari State Bank of India kita dapat melihat perbedaan struktur organnisasinya jika dibandingkan dengan Negara Trading Corporation.

Dalam sebuah perusahaan, tingkat desentralisasi dan delegasi perubahan dari satu titik waktu yang lain dalam memenuhi tantangan lingkungan yang terus berubah dan peluang tersebut akan hadir. Seluruh sistem kontrol ini menjadi pengaruh manajemen dipraktekkan dalam organisasi.

Sifat Dan Pembagian Operasi
Hal berikutnya ini ialah bagian sifat dan pembagian operasi merk yang harus memliki pengaruh atau keterikatan khusus terhadap sistem pengendalian manajemen. Contohnya seperti dalam industri minyak, pada sub-unit tidak dibuat atas dasar produk. Pada banyak perusahan perdagangan besar, divisi dapat dibuat atas dasar produk.

Jenis Pusat Tanggung Jawab
Sistem kontrol  yang menjadi pusat tanggung jawab sering memerlukan suatu kepertuan yang tidak sama dalam berbagai pusat tanggung jawab atau sub-sistem dalam sebuah organisasi. Apakah kinerja pusat tanggung jawab harus dilakukan pengukuran dalam segi biaya/keuntungan/laba terhadap investasi bergantung jenis pusat tanggung jawab.

Persepsi Orang
Banyak orang yang memiliki presepsi terhadap organisasi mengenai dampak yang mungkin terjadi kepada:

  • sistem kontrol kerja di hidup mereka,
  • kepuasan kerja,
  • keamanan kerja,
  • promosi
  • dan kesejahteraan umum.

Semua itu bisa berada secara berbeda-berbeda pada semua organisai. Pertimbangan ini dibuat secara signifikan untuk menjadi pengaruh sifat dan sisi sistem pengendalian manajemen yang diperlukan dalam  suatu organisasi. Hal ini juga dibuat untuk menjadi pertimbangan saat merancang sistem kontrol manajemen.

Elemen Sistem Pengendalian Manajemen

elemen sistem pengendalian manajemen
girlgrid.com

Secara  umum, sistem pengendalian manajemen atau yang biasa sering disingkat menjadi SPM ini lebih mengacu kepada desain instalasi dan operasi dari perencanaan manajemen dan sistem kontrol. Istilah sistem pengendalian manajemen juga lebih menekankan pada dua subdivisi yang berbeda, tetapi keduanya tetap saling berkaitan dan kadang-kadang tidak bisa dibedakan.

Seperti sistem kontrol yang merupakan struktur atau organisasi struktur atau hubungan antar unit dalam organisasi, lebih khusus pusat tanggung jawab, hubungan antara pusat-pusat tanggung jawab, pengukuran kinerja dan informasi yang mengalir di antara pusat-pusat tanggung jawab tersebut.

Proses atau serangkaian kegiatan, atau langkah-langkah atau keputusan yang diambil oleh suatu organisasi atau manajer untuk menetapkan tujuan, mengalokasikan sumber daya dan mencapai tujuan organisasi. Proses ini terdiri dari fase yang saling terkait pemrograman (pemilihan program), penganggaran, pelaksanaan, pengukuran dan evaluasi kinerja aktual.

Sistem kontrol harus dirancang untuk mencapai kesatuan tujuan melalui penggunaan bakat beragam individu dalam organisasi. Kebutuhan konstan kontrol manajemen adalah pencapaian kesatuan dalam keragaman melalui koordinasi, dalam mengejar tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang.

Berikut diatas adalah penjelasan mengenai sistem pengendalian manajemen secara lengkap, semoga dapat bermanfaat. Terimakasih

Tinggalkan Balasan