komponen perencanaan usaha

komponen perencanaan usaha

Menjadi seorang entrepreneur ketika sebelum memulai sebuah bisnis, yang dibutuhkan bukan hanya mempersiapkan mental dan modal saja. Melainkan masih banyak hal yang harus diperhitungkan dengan matang terlebih dahulu, dan hal-hal seperti itu bersifat wajib.

Banyak startup yang gagal diawal meniti karir, karena mereka kurang dalam mempersiapkan pemahaman seputar tahap perencanaan usaha diawal memulai sebuah bisnis. Selain itu, minimnya wawasan dan ilmu pengetahuan dalam berbisnis yang kurang diketahui oleh masyarakat itu termasuk kedalam penyebab yang fatal dalam kegagalan usaha.

Oleh karena itu, kalian perlu tahu apa saja komponen yang harus kita kehaui saat kita ingin memulai bisnis. Berikut penjelasannya!

Tahapan Komponen Perencanaan Bisnis yang Wajib Diketahui Sebelum Memulai Usaha

tahapan komponen perencanaan usaha
pict by google

Agar perusahaan dapat berjalan sesuai dengan harapan, seorang wirausaha harus memiliki sebuah perencanaan bisnis atau yang lebih dikenal dengan istilah business plan. Rencana bisnis merupakan suatu dokumen data yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual produk barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.

Oleh karena itu, memperdalam wawasan dan melakukan pertimbangan dalam perencanaan usaha yang komplit sebelum memulai usaha atau bisnis, yaitu dengan cara yakni dengan memahami beberapa komponen perencanaan usaha yang akan dijelaskan dibawah ini:

Membuat Deskripsi Usaha atau

Bisnis

pengertian deskripsi usaha
pict by google

Komponen awal dalam perencanaan usaha yang harus kita lakukan ialah mendeskripsikan keseluruhan hal-hal yang berkaitan dengan usaha yang akan dibangun. Deskripsi bisnis ini bertujuan untuk menjelaskan secara singkat tentang bidang usaha yang akan dijalankan, potensi produk, serta kemungkin produk dapat bertahan dan berkembang di masa depan.

Membuat deskripsi usaha ini juga dengan memastikan semua pihak yang mungkin akan ada didalamny bisa mengetahui dengan jelas dan pasti tentang rancangan masa depan usaha atau bisnis. Sebagai pemilik, kita juga dituntut untuk mengetahui secara dalam tentang potensi produk dari hari ke hari, dan potensinya di masa mendatang. Selain itu, juga kita dapat menambahkan perencanaan inovasi dan evaluasi yang bertujuan untuk mempertahankan posisi produk di pasar nantinya.

Melakukan Strategi Pasar

pengertian strategi pasar
pict by google

Komponen perencanaan bisnis ini selanjutnya yaitu melakukan strategi pemasaran. Pemasaran (marketing) adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperkenalkan produk dan menarik konsumen untuk melakukan sebuah transaksi. Sedangkan, strategi sendiri memiliki arti sebagai teknik atau cara khusus yang dilakukan untuk memimpin suatu aktivitas demi mencapai tujuannya.

oleh karena itu, sebuah pemasaran di awal usaha sangat memerlukan yang namanya strategi. Karena komponen perencanaan usaha yang satu ini bukanlah hal yang mudah. karenanya kamu diharuskan terlebih dahulu untuk melakukan penganalisaan pasar dengan baik, agar proses pemasaran yang dilakukan tidak hanya sekadar membuang-buang biaya saja, namun hasilnya nihil.

Strategi pemasaran yang akan dijalankan haruslah merupakan hasil analisa pasar yang telah dilakukan dengan cermat. Sehingga analisa pasar mendapatkan kekuatan yang harus digunakan untuk menciptakan target pembeli. Dalam menuliskan strategi ini, kita membutuhkan suatu analisa yang tepat sehingga kita dapat memanfaatkan kesempatan yang ada. Jenis analisa yang dapat digunakan dalam melakukan strategi pemasaran ini misalnya adalah analisa SWOT.

Dengan analisa ini, kita bisa mengetahui keunggulan-keunggulan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi suatu produk, sehingga kita dapat menerapkan strategi pemasaran yang tepat tanpa membuang waktu, tenaga dan biaya.

Memahami Kompetitor dan Tingkat Persaingan

pengertian persaingan
pict by google

Berikut langkah perencanaan usaha selanjutnya ialah mengenali dan memahami siapa, & bagaimana kompetitor atau persaingan kita di pasar. Hasil tersebut dapat kita temukan ketika kita melakukan riset pasar, yakni pada tahap kedua diatas. Namun hasilnya tidak akan maksimal, mengingat riset pasar lebih cenderung mengarah ke dalam penentuan target konsumen, prediksi kemampuan produk untuk bertahan dan merencanakan strategi yang bertahap.

Cara memahami dan mengetahui pergerakan kompetitor ialah dengan mencari dan mengumpulkan informasi mengenai kelemahan serta kekuatan dari produk-produk milik pesaing. Dengan melihat bagaimana tingkat otoritas pesaing di pasar yang menjadi target kita. Dengan itu kita bisa lebih memahami kekuatan dan kelemahan kompetitor, juga hasil yang didapat bisa dijadikan sebuah patokan terhadap rancangan strategi pemasaran, sehingga jika terdapat kesalahan dalam susunan strategi atau perencanaan usaha,  kita bisa lebih sesegera mungkin untuk Mengevaluasi.

Selain itu, kita juga dapat menjadi suatu landasan atau prediksi terhadap kualitas produk kita selanjutnya. Supaya untuk kedepannya kita dapat melakukan serangkaian renovasi dan inovasi baru untuk menyaingi kompetitor.

Implementasi Tahap Produksi

Setelah komponen-komponen perencanaan usaha diatas sudah diterapkan, selanjutnya kita dianjurkan untuk menjalankan beberapa tahap dalam proses produksi produk. Hal ini penting karena mengingat hasil akhir yang akan dipasarkan harus sesuai dengan semua rencana.

Pengembangan Produk

pengembangan produk dalam komponen perencanaan usaha
pict by google

Pemantauan terhadap pergerakan dan perkembangan produk kita di pasar juga sangatlah berpengaruh besar manfaatnya. Karena dengan menerapkannya, kita bisa mengetahui apa saja yang akan menjadi kendala dan kekuatan. Sehingga kita dapat sesegera mungkin untuk melakukan pembenahan dini.

Manfaat lainnya adalah menganalisa pengembangan produk bisa menetapkan anggaran-anggaran biaya yang diperlukan untuk dana produksi, sesuai budget dan keperluan. Selain itu, juga berfungsi untuk memantau bagaimana perkembangan produk kita dalam melawan kompetitor untuk bertahan di pasar.

Cara membuatnya juga tidak susah, cukup dengan membuat grafik data yang memuat perbandingan antara laba dan pengeluaran dan jumlah stok yang terjual pada skala waktu tertentu, yang nantinya akan dijadikan sebagai gambaran untuk kedepannya.

Rencana Operasional dan Manajemen

rencana operasional manajemen
pict by google

Komponen perencanaan usaha selanjutnya yakni menyusun planning operasional dan kegiatan manajemen. Dua hal ini sangatlah penting karena rencana operasional dan manajemen ini memiliki ruang lingkup yang sangat besar didalam perjalanan suatu bisnis. Rencana operasional dan manajemen juga akan menjelaskan bagaimana tata kinerja usaha kita agar tetap bisa eksis dan berkelanjutan, terutama jika kita berfokus pada bidang Logistik perusahaan.

Hal ini berkaitan dengan contoh dalam pembagian tugas dan tanggung jawab disetiap divisi manajemen. Selain itu juga, hal ini  berfungsi sebagai penetapan prosedur kerja, penyusunan kebutuhan anggaran atau pengeluaran yang tentu saja berhubungan erat dengan perusahaan. Juga saat penerapannya baik atau optimal, maka hasilnya akan maksimal pula.

Perhitungan Biaya

faktor perhitungan biaya
pict by google

Faktor pembiayaan menjadi unsur penting dalam sebuah rencana bisnis. Dari mana sumber dana berasal, bagaimana mengatur anggaran agar efisien dan usaha dapat berjalan lancar adalah tugas penting yang harus direncanakan dalam komponen pembiayaan.

Modal awal merupakan faktor utama yang harus ada sebelum kita memulai sebuah usaha baru. Tanpa adanya kesiapan yang matang soal dana awal, maka usaha kita akan dapat sering mengalami kesulitan mengenai persoalan biaya. diantaranya bisa jadi seperti:

  • Kurangnya persediaan bahan baku
  • Kurangnya biaya pembelian peralatan produksi
  • Kurangnya biaya pemasaran dan sebagainya.

Oleh sebab itu, kita harus mampu untuk memanejemeni ketersediaan keuangan secara efisien, supaya penggunaannya tidak sia-sia. Beberapa elemen penting sebagai bahan pencatatan keuangan antara lain adalah:

  • laporan keuangan perencanaan,
  • laporan arus kas perencanaan,
  • laporan neraca perencanaan
  • dan analisis pengembalian modal.

Karena pengelolaan biaya ini bersifat sensitif, persoalan keuangan ini harus berada pada tangan ahlinya. Jika kita tidak memiliki ahlinya, banyak jasa akuntansi online yang bisa kita sewa melalui internet untuk menangani pengelolaan biaya tersebut.

Berikut juga diperlukan Beberapa dokumen keuangan dalam menyusun laporan pembiayaan antara lain:

  • laporan keuangan perencanaan
  • laporan arus kas perencanaan
  • laporan neraca perencanaan
  • dan analisis pengembalian modal

Untuk memenuhi semua dokumen keuangan yang dibutuhkan dalam membuat perencanaan bisnis seperti yang telah disebutkan diatas, perusahaan dapat bekerjasama dengan jasa penyedia layanan akuntansi untuk membuat sebuah analisis keuangan usaha.

 

Tinggalkan Balasan